Selasa, 25/05/2010 13:05 WIB
Didit Tri Kertapati
detikinet
Pekanbaru - Saat membuka Pekan Informasi Nasional (PIN), Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring masih sempat menyoroti banyaknya pemain asing di industri telekomunikasi. Ia berharap hal itu jadi motivasi.
Awalnya, Tifatul mengungkap fakta bahwa penggunaan ponsel sudah sangat marak di Indonesia. "Pengguna hape (hadphone-red) di Indonesia sekitar 165 juta. Di Jakarta, jika dibandingkan antara hp dengan penduduknya, rasionya sampai 1,8. Itu berarti satu orang pegang 2 hape," ujar Tifatul saat membuka acara Pekan Informasi Nasional di Gedung Anjung Idrus Tin Tin, Pekanbaru, Riau, Selasa (25/5/2010).
Hal itu, lanjutnya, dibarengi sebuah fakta bahwa industri telekomunikasi masih banyak dikuasai oleh asing. Ia berharap hal ini bisa dijadikan motivasi agar bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.
"Saya mengajak kita meningkatkan produk lokal kita sebagai bagian dari kebangkitan nasional. Mari kita cintai produk dalam negeri," imbuhnya.
Selain mengajak agar meningkatkan penggunaan produk lokal, Tifatul juga mencanangkan Indonesia informatif. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas informasi yang sampai kepada masyarakat.
"Kemenkominfo mencanangkan Indonesia informatif yang berdasarkan pada informasi yang benar saat menyampaikan sesuatu. Bukan dari isu bisik sana-sini. Kita tidak akan pernah maju kalau seperti itu," terangnya.
Tifatul pun menutup sambutan dengan sebait pantun. "Sri Mulyani pergi hatiku sedih. Cukup segini dan terima kasih," tutupnya yang disambut tepuk tangan dan tawa hadirin.
( wsh / wsh )
Back