Senin, 08/02/2010
Oleh Arif Pitoyo
Bisnis Indonesia
JAKARTA: PT Indosat Tbk menargetkan penambahan jumlah pelanggan hingga akhir tahun ini sebesar 6 juta-7 juta orang menjadi sekitar 39,1 juta-40,1 juta orang untuk mempertahankan posisi sebagai operator seluler nomor 2 di Indonesia.
Chief Marketing Officer PT Indosat Guntur S. Siboro mengatakan pihaknya menargetkan penambahan jumlah pelanggan hingga akhir tahun ini sebanyak 6 juta-7 juta orang.
"Karena kondisi pelanggan Indosat yang relatif lebih berkualitas, tingkat churn rate tahun ini diharapkan menjadi 10%-12%," ujarnya.
Dia mendefinisikan pelanggan yang berkaulitas sebagai pelanggan yang bertahan menggunakan nomor Indosat yang sama minimal selama 2 bulan atau empat kali isi ulang pulsa Rp10.000.
Menurut Guntur, banyaknya jumlah pelanggan suatu operator bisa diusahakan dengan memperpanjang masa aktif dan tenggang. Indosat memiliki kebijakan masa tenggang selama 1 bulan dan nomor baru diaktifkan kembali.
President Director dan CEO Indosat Harry Sasongko mengungkapkan Indosat menutup 2009 dengan catatan jumlah pelanggan sebanyak 33,8 juta orang sepanjang 2009 yang meliputi 33,1 juta pelanggan seluler dan 700.000 pelanggan StarOne.
"Pencapaian 33,1 juta pelanggan pada 2009, selain merupakan hasil penerapan value strategy, juga tidak terlepas dari berbagai inisiatif marketing dengan berbagai program-program inovasinya, baik untuk produk GSM, broadband, maupun layanan BlackBerry," ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.
Menurut dia, pencapaian jumlah pelanggan ini juga didukung oleh berbagai upaya penjualan secara agresif di 8 kantor regional serta 36 kantor cabang di seluruh Indonesia.
Walaupun strategi perusahaan difokuskan pada wilayah Jabotabek dan Jawa, namun upaya pemasaran, penjualan dan ekspansi, tambahnya, secara agresif juga dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia, sejalan dengan program perluasan jaringan berupa pendirian BTS di wilayah pedalaman yang memiliki potensi perkembangan ekonomi tinggi.
Bangun 16.000 BTS
Hingga kuartal III/2009 Indosat telah berhasil membangun lebih dari 16.000 BTS 3G dan 2G. Untuk meningkatkan kapasitas jaringan 3G, Indosat juga telah mendapatkan tambahan frekuensi 3G dari pemerintah, sehingga pelanggan broadband dapat memperoleh kecepatan akses yang lebih besar lagi.
Anak usaha Qatar Telecom itu pada tahun lalu juga memperkenalkan teknologi HSPA+ yang memberikan kecepatan akses 3G broadband-nya hingga 21 Mbps dan menjadi yang pertama di Indonesia.
Back