Hari masih pagi, belum juga genap pukul tujuh. Jalanan seputar Thamrin pun masih nampak lengang. Maklum, hari itu hari Minggu, masa hibernasi perkantoran di Jakarta. Namun, suasana berbeda nampak terlihat di lobby Wisma Kosgoro. Puluhan manusia yang mengenakan kaos putih-orange nampak tumplek blek di pelataran lobby. Mereka adalah keluarga besar Indonesian Tower yang tengah menanti jadwal keberangkatan menuju Dunia Fantasi.
Minggu, 16 November 2008 lalu memang dicanangkan sebagai puncak perayaan ulang tahun Indonesian Tower yang ke-8. Ibarat manusia, usia 8 tahun adalah usia emas bagi perkembangan anak. Begitu pula Indonesian Tower. Di usia ini Indonesian Tower berencana untuk mengembangkan setiap potensi yang dimiliki. Perusahan sadar, keluarga adalah kekuatan terbesar bagi karyawan, yang terus memberikan dukungan supaya karyawan mampu menyumbangkan karya terbaiknya bagi perusahaan. Sebagai ucapan rasa terima kasih, digagaslah aktivitas Family Gathering yang mengumpulkan semua keluarga karyawan dalam satu wadah kebersamaan dengan tema : Together Everyone Achieve More. Aktivitas ini dihelat di Dunia Fantasi, Jakarta.
Sejak pukul 7 pagi (bagi karyawan di Bandung malah sejak pukul 5) karyawan telah berkumpul untuk berangkat bersama dengan bis. Masing-masing 2 bis disediakan di titik penjemputan Wisma Kosgoro dan Bekasi. Sementara itu, satu bis disediakan di Depok dan di Bandung. Tepat pukul 07.30, pasukan diberangkatkan.
|
 |
| Menanti keberangkatan di pos Bekasi. |
Kompak mencuri waktu untuk molor sesaat. |
Kurang lebih pukul 09.30, dominasi putih-orange segera menutupi areal pintu masuk Dunia Fantasi, tanda rombongan Indonesian Tower telah tiba. Setelah menukarkan tiket masuk, rombongan segera memasuki Dunia Fantasi menuju Panggung Prestasi, tempat acara diadakan. Acara dibuka oleh M Dachyar selaku ketua panitia, yang dilanjutkan dengan pembacaan oleh Achmad Sariwijaya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue tart oleh empat direktur Indonesian Tower—Sakti Wahyu Trenggono, Abdul Satar, Hendra Setiabudi dan Gatot Tetuko—serta Komisaris Indonesian Tower, Dody Nawangsidi.
Happy Birthday Indonesian Tower!!
Usai lagu “Happy Birthday” dilantunkan, MC langsung menggelar Family Performance, diikuti oleh putra-putri karyawan yang saling berlomba menyanyi dan berlenggak lenggok di hadapan seluruh keluarga besar Indonesian Tower. Di sela-sela family performance ini, MC juga melempar kuis dan games, mulai dari lomba tiup balon, menggiring balon berpasangan sampai pengumpul kunci terbanyak.
|
|
| Vanka Putriana, putri Risun (Finance) membacakan puisi. |
Taswin (GA) bersama putrinya menyumbangkan “Laskar Pelangi” |
|
|
 |
| Aksi karyawan yang sedang mengikuti games menggunakan balon. |
Di beberapa kesempatan, MC Fella (Corporate Service) nampak sibuk berkeliling membawa fish bowl berisi gulungan bertas yang memuat nama-nama karyawan Indonesian Tower. Ia mencari relawan-relawan untuk menarik salah satu nama di dalamnya yang berhak membawa pulang doorprize. Hadiahnya? Ada TV, handphone, MP3 player, DVD Player, rice cooker, dispenser, dan setumpuk barang-barang menarik lainnya.
Bapak Gatot dipersilahkan mengambil undian doorprize. Siapakah yang beruntung?
Tak ketinggalan, masing-masing lantai juga diwajibkan untuk menampilkan pertunjukan kreatif masing-masing. Berbagai aksi “gila” yang ditampilkan membuat seluruh peserta tertawa terbahak-bahak. Perwakilan dari lantai 12 membawakan parodi yang mengocok perut, tidak saja dari ceritanya, namun juga dari kostum para lakonnya. Lantai 13 tidak kalah kreatif dengan tampilan grup soneta “Bang Roma Irama”. Pertunjukan ini menunjukkan kreatifitas dari karyawan Indonesian Tower yang selain tidak tahu malu juga dipenuhi ide-ide cemerlang.
|
|
| Kostum trans-gender para personel lantai 12 sukses mengocok perut |
Goyangan "hot" Mayang (IBS), berhasil menobatkan lantai 13 menjadi pemenang. |
Acara lantas dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Tidak hanya anak-anak yang tampil saja yang mendapatkan hadiah, panitia juga menyediakan hadiah bagi semua putra dan putri karyawan yang hadir dalam acara tersebut. Sedangkan untuk Employee Performance, lantai 13 menjadi pemenang dan menggondol hadiah utama senilai 3 juta rupiah. Berbarengan dengan sesi makan siang, Grand Doorprize mulai dibagikan. Para peserta menanti dengan hati berdebar, siapakah nama-nama yang berhak mengklaim 6 hadiah utama? Setelah berputar-putar mencari relawan untuk menarik nama dari dalam fish bowl, lima nama dikumandangkan. Sri Yanu (Marketing) ditetapkan sebagai pemilik JVC Mini-DV, Fanny Permana (Sitac) menggondol mesin cuci full-automatic Sanyo, Fella Feransa (Corporate Service) mendapatkan lemari es 2 pintu Sanyo, Fian (IBS) mengklaim Samsung TV Flat 29”, Rasman Perangin-Angin (IBS) berhak atas handphone Nokia 6500 dan LG LCD TV 19” dibawa pulang oleh Purwoko (GA). Wah, selamat kepada para pemenang!
|
|
| Pemberian hadiah Family Performance. Selamat kepada para pemenang! |
|
| Senyum bahagia para pemenang Grandprize. |
Setelah pembagian GrandPrize, acara dilanjutkan dengan acara bebas dimana semua peserta dapat bermain-main di area Dunia Fantasi. Rombongan pun menyebar dan memanfaatkan waktu yang tersisa bersantai ataupun mencoba keberanian dengan menaiki wahana-wahana yang tersedia. Pukul 6 sore, seluruh peserta berkumpul di bis untuk kembali ke kediaman masing-masing. Rasa jelas lelah tergurat dari wajah para peserta. Namun, semua itu terbayar dengan rasa senang dapat berkumpul dan bermain bersama. Terima kasih teman-teman. Terima kasih Indonesian Tower. Mari kita bersama memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Sampai jumpa di ulang tahun yang ke-9!!